Situs nad.go.id, antara Banda Aceh – Takengon
Juni 6, 2009 pukul 5:49 pm | Ditulis dalam Artikel | Tinggalkan komentar
Ketika berselancar bersama om google dengan code type “nad.go.id“, aku menemukan sebuah blog yang menuliskan kritikan terhadap situs Pemerintah Aceh ini. Setelah sesaat membaca blognya yang bertitle-kan “Situs nad.go.id hanya untuk Banda Aceh dan Takengon” berikut cuplikan postingannya :
Hampir setiap hari yang ada dihalaman indexnya selalu update lumayan rajin juga pengelolanya walaupun updatenya hasil kopas dari media-media lain mungkin karena emang gak ada badan khusus yang menangani masalah ini sehingga asal comot dan kopas aja. Kalo saya menduga teungku sang pengelola situs web nad itu orang takengon karena beritanya selalu seputar Banda aceh dan Takengon.
Postingan tersebut diakhiri dengan sebuah pesan :
Buat Teungku sang pengelola situs web naddotgodotid: bek meunan hai teungku, mentang-mentang droen awak takengon nyan asoe takengon saja lagee hana yang laen, kune ko wen?
Hmm…apa bennar seperti itu ? so, langsung aja ke situs TKP tersebut. Setelah cek ricek, wah…memang ada bennarnya juga. Dari 7 tulisan yang terpajang di frontpage situs nad.go.id, memang memajang berita seputaran Banda Aceh dan Takengon. Ternyata ada bennarnya juga apa yang di tuliskan pada blog tersebut, sepertinya teungku nad.go.id ini berasal dari Takengon, sedangkan untuk tulisan tentang Banda Acehnya aku memprediksikan karena saat ini sang Teungku nad.go.id berdomisilir di Kota Banda Aceh.
Wah…ini bennar-bennar tidak adil, padahal masih banyak berita dari kabupaten/kota lain yang dapat di pampang di situs tersebut. Berbeda dengan situs Pemda Aceh lain, yaitu www.humasaceh.info, situs ini berisikan berbagai macam informasi baik tentang Aceh maupun tentang Indonesia secara umum. Situs ini lumayan update, ya…walau kondisinya tidak jauh beda dengan nad.go.id, maksudnya informasinya kopas dari berbagai media online tapi paling tidak informasinya up to date. Untuk situs humasaceh.info, sepertinya harus dikaji ulang. Humas sebagai corong penyajian informasi Pemerintah Aceh (provinsi) seharusnya dapat memberikan informasi total tentang perkembangan Aceh. Informasi itu sebenarnya dapat di peroleh dari humas-humas kabupaten/kota sebagai sumber legal Pemerintah Aceh.
So, sepertinya para pengelola situs-situs pemerintah ini harus mengkaji ulang penyajian informasi ke publik, sehingga masyarakat bennar mendapat informasi perkembangan daerahnya. Penambahan lainnya untuk situs-situs pemerintah, yaitu adanya Guest Book, sehingga masyarakat dapat ikut ambil andil yaitu dengan memberikan masukan, ide atau saran. Ini adalah bagian kecil dari interaksi pemerintah dengan masyarakatnya.
Demikian dulu sedikit ulasan tentang situs pemerintah kita.
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.